JAKARTA - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat laba bersih sebesar Rp41,40 miliar di kuartal I 2023. Laba AGII turun 6,80% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp44,42 miliar.
Sejalan dengan laba, penjualan perseroan tercatat turun tipis 0,58% menjadi Rp678,57 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp682,57 miliar. Berdasarkan produknya, penjualan gas tercatat sebesar Rp605,35 miliar, serta penjualan jasa dan peralatan tercatat sebesar Rp73,22 miliar.
Direktur Utama AGII, Rachmat Harsono mengungkapkan bahwa pada kuartal I tahun ini perseroan kembali dihadapkan dengan normalisasi penjualan gas medis akibat lonjakan permintaan gas medis yang terjadi pada tahun sebelumnya. Namun, perseroan tidak melihat hal tersebut sebagai tantangan bisnis.
“Melalui kesempatan ini, kami melihat peluang untuk berdedikasi mengelola pelayanan optimal terhadap pelanggan di sektor lain, terutama untuk melayani kebangkitan pada sektor barang konsumsi dan infrastruktur di kuartal ini,” kata Rachmat dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (3/5/2023).
Sementara itu, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp365,02 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp386,44 miliar. Adapun, beban penjualan tercatat sebesar Rp115,87 miliar, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp76,76 miliar, serta beban pendanaan sebesar Rp79,30 miliar.
Per Maret 2023, total nilai aset AGII tercatat sebesar Rp7,89 triliun atau turun 1,77% dari akhir Desember 2022 yang sebesar Rp8,04 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,13 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp3,76 triliun.
Lebih lanjut, hingga akhir kuartal I 2023 lalu, AGII mencatatkan dua aktivitas pengembangan strategis antara lain, menjalin kerja sama dengan CVC Asia V sebagai perusahaan investasi global dan melakukan seremoni peletakan batu pertama di area yang akan menjadi pabrik ke-56 AGII. Adapun pabrik tersebut berlokasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.
“Dengan nilai investasi CVC Asia V terhadap saham minoritas yang signifikan yakni sekitar USD155 juta, AGII akan memaksimalkan pengalaman industri dan sumber daya untuk meningkatkan keunggulan operasional dan human value creation kami,” ujar Rachmat.
Selain itu, ekspansi pabrik AGII di wilayah Jawa Tengah turut menjadi suatu kebanggaan bagi perseroan untuk dapat berkontribusi dalam era industrialisasi cerdas dan berkelanjutan, dengan mendukung proyek hilirisasi industri nasional.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)