"Data-data ekspor kita turun banyak dari negara-negara yang menjadi pasar tradisional kita itu. Oleh karena itu kita harus mengembangkan pasar baru," tuturnya.
Namun yang disayangkan, saat ini Indonesia belum memiliki perjanjian dagang dengan negara-negara alternative tersebut.
Kendati demikian, Zulhas berkomitmen untuk menggaet pemerintah di sana agar mau melakukan perjanjian dagang dengan Indonesia.
"Perlu ada perjanjian agar kita bebas tarif, karena kalau enggak ada perjanjian, Afrika itu kita kena pajak 27 persen. Di Latin Amerika bisa 20 persen," tandas Zulkifli.
(Zuhirna Wulan Dilla)