BALIKPAPAN - Produksi gas akan semakin dominan ke depannya. Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abul Aziz dalam acara Forum Kapasitas Nasional 3 di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Hal tersebut dilakukan guna mengurangi emisi karbon. Nanang menjelaskan, gas adalah energi transisi menuju penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).
"Konsumsi gas diperkirakan akan meningkat, di mana konsumsi gas saat ini yang sekitar 6,000 MMSCFD diperkirakan naik jadi 26,112 MMSCFD di tahun 2050. Akan naik sebesar 298%," ujarnya, Selasa (4/7/2023).
"Kita berada di dalam enegy transition, di mana komitmen global, kita ingin mengurangi emisi dari karbon dan beberapa negara sudah declare untuk net zero emission," sambungnya.