Obligasi TBIG VI Tahap I adalah setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG dan memiliki pembayaran bunga setiap kuartal. Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan, akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari entitas anak perseroan, khususnya fasilitas pinjaman revolving USD325 juta dari Credit Facilities yang ada.
Obligasi TBIG VI Tahap I akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juli 2023. Sebagai informasi, per 31 Maret 2023, total pinjaman kotor (gross debt) perseroan, jika bagian pinjaman dalam mata uang US Dollar yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya adalah sebesar Rp26.511 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp3.330 miliar.
Dengan saldo kas yang mencapai Rp586 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp25.925 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp2.744 miliar. Menggunakan EBITDA kuartal pertama 2023 yang disetahunkan, rasio pinjaman bersih terhadap EBITDA adalah 4,6x.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)