JAKARTA – Laba bersih PT Temas Tbk (TMAS) anjlok 39,71% year-on-year di angka Rp397,79 miliar pada Semester I-2023. Sementara pada periode sama tahun 2022, laba TMAS mencapai Rp659,83 miliar.
Ini mendorong laba per saham dasar TMAS jatuh dari semula Rp116 per saham, menjadi Rp7 per saham, demikian menurut laporan keuangan perusahaan, Rabu (26/7/2023).
Dari sisi topline, pendapatan usaha TMAS melandai 9,35% yoy mencapai Rp2,10 triliun, dibandingkan enam bulan pertama tahun lalu sebesar Rp2,32 triliun.
Penurunan terbesar dikontribusikan oleh jasa bongkar muat kepada pihak ketiga dari semula Rp628,76 miliar, menjadi Rp81,51 miliar, sedangkan segmen jasa pelayaran kepada pihak ketiga mampu tumbuh menjadi Rp2 triliun, dari semula Rp1,67 triliun.
Saat pendapatan turun, beban jasa justru meningkat tipis 1,47% yoy di angka Rp1,53 triliun yang dikontribusikan oleh kenaikan ongkos pengangkutan dan bongkar muat, hingga upah tenaga kerja.
Balance sheet TMAS di akhir Juni 2023 menunjukkan penurunan nilai aset sebanyak 12,63% menjadi Rp3,84 triliun. Jumlah utang (liabilitas) TMAS melandai 24,07% menjadi Rp1,65 triliun, sedangkan modal bersih terkoreksi 1,44% mencapai Rp2,19 triliun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)