Pendapatan Surya Esa Perkasa (ESSA) Turun 52% Jadi Rp2,5 Triliun di Semester I-2023

Anggie Ariesta, Jurnalis
Minggu 30 Juli 2023 16:03 WIB
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
Share :

 

JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), emiten yang bergerak di bidang energi dan kimia melalui kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amoniak telah merilis kinerja keuangan Semester I-2023.

ESSA melaporkan pendapatan sebesar USD168,2 juta, turun 52% YoY atau setara Rp2,5 triliun dan EBITDA sebesar USD41,7 juta, turun 76% YoY di semester I 2023.

 BACA JUGA:

"Pendapatan yang lebih rendah terutama didorong oleh harga komoditas yang lebih rendah dan penutupan pabrik Amoniak terjadwal selama 3 minggu untuk keperluan pemeliharaan yang dilakukan pada 1Q23," tulis manajemen ESSA dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/7/2023).

Adapun ESSA terus mencapai keunggulan operasional dan disiplin biaya.

Harga realisasi ESSA untuk Amoniak turun sebesar 53% menjadi USD425/MT YoY pada Semester Pertama 2023 karena anjloknya harga komoditas global dari awal tahun 2023 akibat lesunya permintaan.

 BACA JUGA:

Harga Amoniak Global tampaknya telah mencapai titik terendah di bulan Mei dan menunjukkan tren kenaikan bertahap sejak Juni 2023.

Dengan adanya kebangkitan permintaan komoditas di China, perbaikan harga pupuk global, serta negara di Eropa yang terus berada di bawah tekanan harga gas yang fluktuatif dan tinggi, ESSA memperkirakan harga Amoniak akan kembali ke tingkat yang lebih sehat di Semester II 2023.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya