JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengakui pembeli motor listrik masih sepi peminat. Padahal ada insentif sebesar Rp7 juta untuk satu unit motor.
Presiden Joko Widodo juga telah melakukan evaluasi terhadap pemberian insentif kendaraan listrik. Hal ini dilakukan dalam rapat dengan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Berikut lima fakta peminat motor listrik sedikit yang dirangkum Okezone, Sabtu (5/8/2023):
1. Kuota Insentif Motor Listrik Tahun 2023
Untuk kuota insentif motor listrik di tahun 2023 ini akan dibagikan pada 200 ribu unit motor listrik.
Dijelaskan oleh Moeldoko bahwa hingga 31 Juli 2023 pukul 10.00 WIB, baru 1.056 pembeli yang ada pada tahap pendaftaran, 175 pembeli masih dalam proses verifikasi, dan hanya sebanyak 36 insentif yang tersalurkan.
2. Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan evaluasi terhadap pemberian insentif kendaraan listrik. Hal ini dilakukan dalam rapat dengan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan mengenai hasil dari evaluasi tersebut. Di antaranya, syarat mendapatkan subsidi Rp7 juta yang sebelumnya ditetapkan untuk pembelian motor listrik akan dihapuskan.