Achmad melanjutkan usahanya dengan menggunakan nama Jasuma Shokai. Setelah Jepang takhluk, nama awal perusahaan itu dimunculkan kembali.
Achmad beranjak dari pedagang antardaerah menjadi pedagang antarnegara pada tahun 1952. Achmad merintis bisnisnya dengan melakukan ekspor karet, lada dan kopi ke Singapura.
Hal ini yang mengantarkan nama Achmad menjadi salah satu eksportir kalangan pengusaha pribumi. Melalui usaha perdagangan, Achmad merambah ke sektor industri.
Dimulai dari memberi sebuah pabrik kawat dan diperluas hingga mampu mendirikan pabrik pipa, baja, pabrik cor logam dan pabrik karet remah di tahun 1957. Sampai akhirnya Achmad tutup usia pada 15 Februari 1988 di Tokyo. Achmad dikenang sebagai sosok yang berhasil mendirikan satu kerajaan bisnis terkemuka di Indonesia yakni PT Bakrie & Brothers Tbk.
Kerajaan bisnis ini telah berkembang ke berbagai sektor usaha seperti telekomunikasi, properti, industri pipa, pertambangan, investasi, serta bisnis lainnya. Perusahaan yang kini telah menjadi perusahaan publik tersebut memiliki lebih dari 3000 karyawan yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia.
Baca Selengkapnya: Siapa Pemilik Grup Bakrie? Ternyata Ini Sosoknya
(Kurniasih Miftakhul Jannah)