John menjelaskan bahwa prioritisasi rencana kerja menjadi salah satu strategi utama Perusahaan untuk mencapai target produksi migas di tahun 2023.
“Menghadapi tantangan mature field dan aging facilities, PHI terus mendorong strategi lainnya berupa optimasi fasilitas produksi. Peningkatan biaya produksi dan operasi diimbangi dengan optimasi biaya yang dapat dicapai melalui peningkatan sinergi melalui borderless strategy,” imbuhnya.
John Anismemaparkan strategi monitoring yang akurat terhadap berbagai persiapan dan eksekusi proyek untuk menghadapi berbagai tantangan, khususnya di tengah dinamika harga minyak dan gas yang tidak dapat kita kendalikan.
“Kemampuan kita mengelola keekonomian proyek hulu migas dengan memastikan eksekusi yang efektif dan tepat waktu akan menentukan keberhasilan perusahaan,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)