JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan perjalanan kereta api (KA) jalur rel antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates sudah bisa dilalui dengan puncak kecepatan 80 km/jam. Hal itu setelah sebelumnya sempat terganggu imbas anjloknya KA Argo Semeru.
EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, sebanyak kurang lebih 60 personel dikerahkan untuk memperbaiki jalur antara Stasiun Sentolo – Stasiun Wates dengan menggunakan alat perawatan jalan rel jenis MTT sebanyak 2 unit dan jenis PBR 1 unit.
BACA JUGA:
Adapun material yang digunakan dalam proses perbaikan jalur tersebut yaitu 350 buah bantalan rel, 200 meter Potongan rel, dan 400 m3 batu kricak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerja samanya dalam menangani kejadian anjloknya KA Argo Semeru beberapa hari yang lalu, serta langkah-langkah normalisasi jalur sehingga dapat dilalui KA dengan normal kembali,” kata Agus dalam keterangan resminya, Minggu (22/10/2023).
“Terkait penyebab anjloknya KA 17 Argo Semeru, KAI telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan untuk menginvestigasi kejadian ini,” sambungnya.
BACA JUGA:
Agus memastikan, pihaknya tetap fokus dan berkomitmen terhadap keselamatan dan pelayanan optimal kepada seluruh pelanggan.