Di Eropa, pada 1961, Danone melakukan merger dengan Gervais, produsen keju, dan mengubah nama menjadi Gervais Danone.
Pada tahun 1976, Gervais Danone melakukan merger dengan Boussois-Souchon-Neuvesel (BSN). BSN didirikan oleh keluarga Antone Riboud, yang mengubahnya dari perusahaan besar menjadi perusahaan makanan terbesar di Eropa melalui merger dan akusisi pada tahun era 70-an.
Pada tahun 1993, BSN mengubah namanya menjadi Groupe Danone, mengadopsi nama grup utama. Pada tahun 1995, Franck Riboud berkewarganegaraan Perancis menggantikan ayahnya, Antoino sebagai CEO hingga saat ini. Danone berkantor pusat di Prancis.
Dengan demikian, Danone yang merupakan perusahaan produsen makanan multinasional berkantor pusat di Paris, Perancis dan bukan milik Israel.
(Taufik Fajar)