Kaleidoskop 2023: LRT Jabodebek Beroperasi tapi Masih Banyak Gangguan

Candra Gunawan Nurhakim, Jurnalis
Senin 25 Desember 2023 07:10 WIB
Kaleidoskop 2023 Proyek LRT Jabodebek Beroperasi meski banyak gangguan (Foto: Okezone)
Share :

Dengan adanya permasalahan ini Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya gangguan operasional. ia juga memohon maaf soal masih banyak kekurangan yang ada pada moda LRT Jabodebek.

"Jadi memang kalau ada kekurangannya kita minta maaf tapi sore nanti atau besok pagi, saya akan melakukan kunjungan untuk melakukan evaluasi seharusnya seperti apa yang harus diselesaikan," katanya saat ditemui di DPR, Rabu 30 Agustus 2023.

Mendengar isu itu Menteri BUMN Erick Thohir langsung menanggapinya dengan menilai sebagai hal yang wajar saja. Menurutnya, Indonesia baru pertama kali memiliki Lintas Raya Terpadu tanpa masinis. Jadi perlu transisi atau waktu untuk melakukan penyesuaian. Apalagi rangkaian LRT Jabodebek merupakan karya PT INKA (Persero), BUMN di sektor manufaktur kereta api.

"Tapi senang naik gak? Senang gak naiknya, inikan karya anak bangsa, kita baru pertama kali, punya LRT ya, pasti ada transisi waktu lah. Kita jangan jadi bangsa yang dikit-dikit ngeluh, dikit-dikit ngeluh," ujar Erick saat ditemui di kawasan DPR RI, Kamis 32 Agustus 2023.

Pada Jumat 1 September 2023, lagi-lagi LRT Jabodetabek mengalami gangguan perjalanan hari ini. Kali ini gangguan LRT Jabodebek terjadi di Stasiun Pancoran dengan gangguan yang terjadi pada pintu kereta. Penumpang tertahan dengan keadaan pintu tertutup selama 10 menit. Padahal seharusnya durasi buka atau tutup pintu LRT Jabodetabek selama 15-20 detik secara otomatis.

Hampir genap 2 bulan, LRT Jabodetabek beroperasi. Akan tetapi LRT Jabodetabek saat ini telah menurunkan kecepatan hingga 50%. Divisi LRT Jabodebek mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menemui kendala dalam mengoperasikan LRT Jabodebek.

Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardoyo mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi saat ini adalah terkait dengan sarana keretanya yakni pada bagian roda kereta yang mengalami keausan.

Kuswardoyo menyebutkan bahwa terdapat 18 trainset yang kondisi rodanya sudah mengalami keausan. 2 trainset masih proses perbaikan, kemudian 2 trainset lainnya tahap penyesuaian terkait pintu kereta dengan sarananya. Oleh karena kini pihaknya hanya mengoperasikan 9 trainset.

"Jadi problem yang paling besar saat ini adalah terkait dengan kondisi sarana," katanya pada Kamis 26 Oktober 2023.

Lebih lanjut Kuswardoyo mengatakan bahwa kondisi 9 trainset yang dioperasikan saat ini juga sudah mendekati masuk bengkel. Hal ini lantaran sudah trainsetnya sudah berjalan berjalan 14.000-15.000 km.

"Sementara di LRT sendiri, 20.000 km roda itu, dia sudah terkena keausan antara 4-8 mm. Nah, standar atau aturan di peraturan dinas kita bahwa tidak boleh mencapai 8 mm tingkat keausan. Jadi rata-rata di LRT itu ketika dia sudah mencapai 5-6 mm, akan kita bubut," katanya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya