Sebelumnya pada Rabu (7/2) Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan akses pembiayaan kredit untuk UMKM di Indonesia menjadi yang terendah di Asia.
"Di Asia kita ini baru sekitar 21%, bandingkan misalnya China, dan Jepang itu sudah 60%, Korea malah di atas 80%," katanya.
Dia menilai hal itu dikarenakan mekanisme pemberian kredit di Indonesia masih menggunakan sistem kolateral yang membutuhkan jaminan atau agunan untuk mendapatkan persetujuan dana.
(Feby Novalius)