10 Fakta Makan Siang Gratis Bakal Masuk APBN 2025, Jokowi hingga Bank Dunia Berkomentar

Putri Syifa Amelia, Jurnalis
Sabtu 02 Maret 2024 03:18 WIB
Program makan siang gratis prabowo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Program makan siang gratis disebut-sebut memakan anggaran Rp500 Triliun, jauh lebih besar dibandingkan bangun IKN.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memprediksi kebutuhan biaya untuk merealisasikan program makan siang gratis tembus Rp500 triliun. Angka tersebut bahkan jauh lebih besar dari estimasi pembiayaan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sekitar Rp466 triliun.

Program tersebut dinilainya memerlukan banyak persiapan yang matang untuk menghindari krisis pangan. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 pencetus program makan siang gratis, hingga kini banyak menimbulkan pro dan kontra.

Berdasarkan catatan Okezone, Sabtu (2/3/2024), berikut 10 fakta program makan siang gratis dibahas Jokowi dan bakal masuk APBN 2025:

1. Satu Anak Dapat Jatah Rp15 Ribu

Berdasarkan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, target dalam program makan siang gratis adalah 1 orang anak mendapatkan jatah makan siang sebesar Rp15.000 dengan lauk yang disesuaikan ke depannya.

"Menunya nanti dilepaskan ke daerah masing-masing, kita tidak menyeragamkan. Merata di seluruh Indonesia sebesar Rp15 ribu per orang," ujar Menko Airlangga.

2. Jatah Rp15 Ribu Belum Termasuk Susu

Airlangga mengatakan bahwa anggaran Rp15 ribu untuk makan siang gratis itu masih di luar susu. Dengan kata lain, hanya untuk nasi dan lauk pauk saja yang akan disesuaikan setiap daerah untuk isi sepiring nasinya.

"Itu kan dibuat macam-macam, nanti akan ada pembahasan, ini di luar susu," ucap Airlangga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya