Pedagang Pasar Tanah Abang Tak Khawatir soal Isu Boikot Kurma Israel

Putri Syifa Amelia, Jurnalis
Senin 04 Maret 2024 04:07 WIB
Pedagang Kurma di Tanah Abang (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Para pedagang di Tanah Abang tidak takut akan isu boikot kurma dari Israel menjelang Ramadhan. Mereka justru optimis melihat Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk menjajaki dagangan mereka.

Diketahui Israel menjadi salah satu dari lima pengekspor kurma terbesar di dunia. Israel dapat mengekspor kurma hingga menyentuh angka USD181,2 juta atau setara dengan Rp2,8 triliun.

Melansir Palestine Campaign, seruan terhadap boikot kurma Israel digencarkan, terutama menjelang Ramadhan. Boikot ini sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan dan kebebasan terhadap Palestina.

Salah seorang pedagang kurma Andini (23 tahun) mengatakan bahwa ia dan rekan-rekan sesama pedagang tak gentar dengan isu boikot buah kurma Israel. Hal tersebut menurutnya tidak akan menghalangi dirinya dan rekan-rekan kerja untuk menjual kurma di pasar. Hal tersebut dikarenakan toko tempat dia bekerja tidak menyediakan kurma asal Israel.

Para pedagang mengimpor buah favorit para Nabi tersebut dari Palestina, Madina, Tunisia, Irak, dan beberapa negara lain di kawasan Tanah Arab.

“Kalau kurma kita banyak ya, dari Madina, Palestina, dan negara Tunisia juga ada. Banyak kurma banyak. Kalau Israel gak ada, dari Palestina ada namanya kurma Medjool, itu kurma yang paling besar dan paling mahal juga,” ujar Andini saat ditemui MNC Portal di lokasi, dikutip Senin (4/3/2024).

Toko Albani di kawasan Blok C, Pasar Tanah Abang merupakan tempat Andini dan teman-temannya mengais rejeki. Menurutnya, sudah sejak lama toko Albani tidak menyediakan kurma hasil produksi Israel.

“Emang gak ada dan udah lama juga sih gak masuk dari Israel,” ujar Andini

Kemudian salah satu salah satu karyawan toko Elshanum Syarif (24 tahun), menjelaskan bahwa pihaknya juga tidak memperdagangkan kurma asal Israel. Hal tersebut sebab produk dari kawasan Bani Israel itu ikut diboikot oleh pihak dari toko tempatnya bekerja itu.

“Untuk Israel kita uda boikot ya, untuk Israel kita gak ada. Khusus produk Palestina, Tunisia, Madina, Mesir, dari sana semua. Iya boikot (kurma Israel) kita gak jual dari dulu ya, memang dari dulu gak jual dari Israel,” ungkap Syarif.

Baca selengkapnya: Isu Boikot Kurma Israel, Pedagang Pasar Tanah Abang Tak Khawatir

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya