“Kalau kurma kita banyak ya, dari Madina, Palestina, dan negara Tunisia juga ada. Banyak kurma banyak. Kalau Israel gak ada, dari Palestina ada namanya kurma Medjool, itu kurma yang paling besar dan paling mahal juga,” ujar Andini saat ditemui MNC Portal di lokasi, dikutip Senin (4/3/2024).
Toko Albani di kawasan Blok C, Pasar Tanah Abang merupakan tempat Andini dan teman-temannya mengais rejeki. Menurutnya, sudah sejak lama toko Albani tidak menyediakan kurma hasil produksi Israel.
“Emang gak ada dan udah lama juga sih gak masuk dari Israel,” ujar Andini
Kemudian salah satu salah satu karyawan toko Elshanum Syarif (24 tahun), menjelaskan bahwa pihaknya juga tidak memperdagangkan kurma asal Israel. Hal tersebut sebab produk dari kawasan Bani Israel itu ikut diboikot oleh pihak dari toko tempatnya bekerja itu.
“Untuk Israel kita uda boikot ya, untuk Israel kita gak ada. Khusus produk Palestina, Tunisia, Madina, Mesir, dari sana semua. Iya boikot (kurma Israel) kita gak jual dari dulu ya, memang dari dulu gak jual dari Israel,” ungkap Syarif.
Baca selengkapnya: Isu Boikot Kurma Israel, Pedagang Pasar Tanah Abang Tak Khawatir
(Taufik Fajar)