Cerita Zhang Hongchao Bangun Bisnis Mixue Modal Uang Rp7 Juta dari Nenek

Pika Piqhaniah, Jurnalis
Rabu 13 Maret 2024 03:22 WIB
Kisah pemilik gerai eskrim mixue (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Cerita Zhang Hongchao membangun bisnis gerai es krim Mixue. Bisnis Mixue Ice Cream & Tea berawal pada 1997.

Saat itu Hongchao saat itu mendapatkan ide bisnis tersebut saat masih menjadi seorang mahasiswa semester empat. Dengan tekad yang kuat, Zhang Hongchao memberanikan diri untuk membuka gerai kecil untuk berjualan es serut. Pada saat itu, dia memiliki modal usaha yang berasal dari tabungan neneknya senilai 4.000 RMB atau sekitar Rp7 juta.

Zhang memakai modal tersebut dialokasikan untuk membeli berbagai perlengkapan dan bahan seperti lemari es, bangku, dan meja lipat. Selain itu, Hongchao juga memanfaatkan motor, meja putar, dan pemotong yang dirangkai menjadi satu untuk dijadikan mesin es serut.

Di awal bisnisnya itu, Hongchao hanya menjual tiga produk es, yaitu es serut, es krim, dan smoothie. Produk-produk tersebut sangat laris, pasalnya dia menjual produk itu di musim panas.

Secara perlahan, Hongchao mulai mendapatkan keuntungan sekitar 100 RMB atau sekitar Rp175 ribuan per hari. Namun, seiring pergantian musim, permintaan terhadap es serut menjadi turun. Hal tersebut membuat Hongchao terpaksa menutup gerai pertamanya.

Namun ternyata, Hongchao tidak lekas putus asa. Pada 1999, dia kembali memberanikan diri untuk membuka toko es bernama Mixue Bingcheng (MXBC). Meskipun sempat mengalami pasang surut, bisnisnya itu akhirnya menemukan target pasar yang menguntungkan.

Pada 2008, terjadi sebuah momen yang banyak didatangi oleh orang-orang, yaitu Olimpiade Beijing 2008. Pada saat itu, es krim cone sangat populer dan hal ini dimanfaatkan oleh Hongchao untuk mengembangkan bisnisnya.

Es krim cone pada saat itu dijual dengan harga yang cukup mahal. Namun, Hongchao berhasil menemukan resep dan formula yang membuat es krim conenya dapat dijual dengan harga murah.

Saat ini, Mixue sudah mempunyai kurang lebih 20.000 gerai di China dan 1.000 gerai yang tersebar di berbagai negara seperti Indonesia, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Sejauh ini, valuasi seluruh bisnis Mixue diperkirakan mencapai USD3,17 miliar atau sekitar Rp49,54 triliun

Baca Selengkapnya: Kisah Pendiri Mixue, Modal dari Nenek Kini Bernilai Rp49,5 Triliun

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya