"Menurut saya ini menunjukkan ekonomi recovery," katanya.
Di sisi lain, dirinya mewaspadai kredit UMKM yang masih tumbuh melambat.
Kredit UMKM tumbuh 7,3% secara yoy per April 2024. Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh 10,34% secara yoy.
"UMKM ini ada pelemahan di level yang bawah," ujarnya.
Kendati demikian, dirinya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mencapai 5% dan 5,06 % di tahun 2025, sesuai dengan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF).
"Ini suatu pertumbuhan yang strong," tambahnya.
Sekadar informasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Rp401,5 triliun pada kuartal I-2024. Capaian tersebut 24,3% dari target yang diberikan Presiden Jokowi Rp1.600 triliun.
Realisasi investasi sepanjang kuartal I-2024 tumbuh 22,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 lalu atau tumbuh 9,8% jika dibandingkan dengan realisasi kuartal IV-2023 sebelumnya.
(Taufik Fajar)