BATAM - Naiknya kredit korporasi menjadi indikator minat investasi di Indonesia tinggi pada tahun ini meski adanya pemilu 2024.
Dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan kredit korporasi secara nasional sebesar 18% secara year on year (yoy) per April 2024.
Angka ini naik jika dibandingkan dengan total pertumbuhan kredit 13,09% secara yoy.
"Kredit korporasi 18%, sebenarnya minat orang melakukan investasi sudah mulai baik, karena sudah ada Pemilu dan lainnya, Pemilu juga berjalan oke," kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara saat Focus Group Discussion (FGD) di Batam, Sabtu (8/6/2024).
Naiknya kredit korporasi karena perusahaan mengeluarkan capital expenditure atau belanja modal untuk aksi korporasi.