Sementara itu, untuk investasi lokal pada groundbreaking IKN tahap 8 sebesar Rp125 miliar dengan perincian nilai investasi D’Prima mencapai Rp100 miliar, sedangkan Teras Hutan IKN by Plataran investasi Rp25 miliar.
Presiden Jokowi menegaskan bahwa semakin banyak investasi mancanegara yang mulai berdatangan ke IKN, menandakan kepercayaan investor global terhadap potensi besar yang dimiliki oleh IKN.
“Mulai berdatangan investasi-investasi dari mancanegara yang memberikan kepercayaan dan rasa confident kita bahwa Nusantara adalah lokasi yang sangat menarik bagi sebuah investasi,” ujar Presiden Jokowi.
Jokowi pernah berujar bahwa pembangunan IKN adalah pekerjaan yang besar. Jokowi menyebut pembangunan IKN Nusantara ini diperkirakan bisa diselesaikan selama 15-20 tahun ke depan.
"Ini kan sebuah pekerjaan yang raksasa besarnya, ini pekerjaan yang besar sekali dan juga bukan pekerjaan yang mudah, ini pekerjaan rumit. Oleh sebab itu, memang butuh waktu yang panjang," kata Jokowi
Pembangunan IKN ini merupakan salah satu proyek prioritas strategis yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024. Indikasi nominal kebutuhan pendanaan IKN yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 sebesar Rp466 triliun. Pendanaan tersebut bersumber dari bermacam-macam skema menurut lampiran II UU IKN. Skema-skema yang akan digunakan adalah sebagai berikut:
1. APBN yang dapat dilakukan melalui alokasi anggaran belanja dan/atau pembiayaan.
2. Skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk mendukung IKN
3. Seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara termasuk BUMN/swasta murni antara lain: a. BUMN Melalui Investasi yang dalam pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan swasta; b. BUMN melalui penugasan dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; c. swasta murni, melalui investasi murni dari swasta yang dapat diberikan insentif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
5. Skema dukungan pendanaan/pembiayaan internasional: dukungan pendanaan/pembiayaan internasional merupakan skema untuk mewadahi pemberian dana antara lain dari bilateral/lembaga multilateral yang hendak berpartisipasi dalam pengembangan IKN yang hijau dan cerdas yang dapat melalui hibah dan/ataupemberian dana talangan.