“Selain buat exposure juga sih, daritadi banyak yang mau kerja sama sih bikin product, bikin aroma,” kata Willy.
Meskipun belum masuk pasar ekspor, Willy mengungkap bahwa kedepannya punya target untuk memasarkan di seluruh Indonesia.
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 sendiri membuat Inovasi Aroma Indonesia dilirik berbagai calon investor sampai kartu nama Willy sebagai bos kehabisan.
“Karena kita banyak kerja sama ada dari beberapa dari luar negeri kerja sama untuk bikin produknya, kirim barangnya, nah saat ini cukup banyak penjualannya,” jelasnya.
“Kemarin itu dari Eropa banyak, ada dari Asia juga, India juga banyak, juga ada eksportir Indonesia yang jual barang ke luar nah ngajakin kerja sama kita, jadi produk kita dijualin di luar kaya gitu sih,” imbuh Willy.
Evodis Aroma punya produk essential oil mulai dari Rp30 ribu sampai paling mahal di Rp200 ribu.
Inovasi Aroma Indonesia mengaku tak langsung besar. UMKM ini hanya meraup omzet dari awal merintis hanya Rp1-5 juta. Tetapi seiring berkembangnya usaha wewangian ini bisa beromzet Rp20-50 juta per bulan.
Dengan dukungan BRI selama ini, Willy berharap bank pelat merah andalan UMKM ini akan terus memperbanyak acara seperti ini. Sehingga para pelaku UMKM bisa menjajal pasar ekspor dan mengembangkan usahanya.
“Terima kasih BRI sudah membantu UMKM, harapan kami dari UMKM mungkin eventnya diperbanyak, dan juga kebutuhan kami selain sales BRI bisa membantu juga dalam pendanaan jadi buat bisnis kita bisa scale up dan bisa melakukan ekspor,” pungkas Willy.
Perlu diketahui, BRI UMKM EXPO(RT) tahun ini membaws sebanyak 1.000 UMKM terbaik yang berhasil lolos seleksi ketat setelah melalui proses selama satu bulan (4 November – 7 Desember 2024).
Setelah melalui proses seleksi yang ketat selama satu bulan (4 November – 7 Desember 2024), pada akhirnya sebanyak 1.000 UMKM unggulan berhasil terpilih dan akan dipamerkan dalam lima kategori utama, yaitu Home Decor & Craft (153 UMKM), Food & Beverage (358 UMKM), Accessories & Beauty (181 UMKM), Fashion & Wastra (273 UMKM), dan Healthcare & Wellness (35 UMKM).
(Taufik Fajar)