Bahkan pada beberapa rute penerbangan, harga dapat mencapai penurunan hingga 24 persen dibandingkan tarif sebelum diskon. Kebijakan ini dinilai efektif membantu masyarakat mengakses layanan transportasi udara dengan harga yang lebih terjangkau.
Di samping itu, program mudik gratis pada masa Nataru yang mencakup moda darat, laut, dan perkeretaapian juga dimanfaatkan oleh puluhan ribu masyarakat. Program tersebut tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama.
Capaian positif penyelenggaraan Nataru juga tercermin dari hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari Pustral UGM yang mencatat nilai 87,43 dengan kategori sangat puas. Hasil ini menunjukkan bahwa kebijakan dan langkah operasional pemerintah dirasakan langsung manfaatnya oleh pengguna jasa transportasi.
(Taufik Fajar)