Thomas Djiwandono Disahkan Jadi Deputi Gubernur BI di Rapat Paripurna Hari Ini

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 27 Januari 2026 07:56 WIB
Thomas AM Djiwandono telah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Thomas AM Djiwandono telah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Dirinya terpilih usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dan keputusan Komisi XI DPR RI melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam rapat internal.

Dengan keputusan tersebut, Thomas Djiwandono pun akan disahkan dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, hari ini.

Mengutip jadwal DPR RI, Selasa (27/1/2026), persidangan paripurna mengagendakan laporan Komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan (fit and proper test) terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa keputusan ini telah disepakati oleh seluruh pimpinan dan delapan kelompok fraksi (poksi) yang hadir secara lengkap. Thomas akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung.

“Pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas A.M. Djiwandono. Dan hari ini kita sepakati diputuskan bersama menjadi keputusan Komisi XI di rapat internal,” tegas Misbakhun di depan Komisi XI DPR RI, Senin (26/1/2026).

Misbakhun mengungkapkan proses pengambilan keputusan berlangsung relatif singkat, yakni sekitar 30 menit.

Ada dua faktor utama yang membuat Thomas unggul dan diterima secara bulat oleh para anggota dewan.

Pertama, sosok Thomas dinilai sebagai figur pemersatu yang dapat diterima oleh lintas partai politik.

Kedua, visi Thomas mengenai penguatan ekonomi melalui kolaborasi antarlembaga dinilai sangat relevan dengan tantangan saat ini.

“Pertimbangannya bahwa Bapak Thomas adalah figur yang bisa diterima oleh semua partai politik. Dan figur Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi itu seperti apa,” jelas Misbakhun.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya