Airlangga juga memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan inflasi bulanan masih terkendali. Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga hanya mencatat inflasi 0,01 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), yang menunjukkan harga relatif stabil.
Selain itu, harga pangan bergejolak (volatile food) tercatat turun 1,14 persen secara tahunan, setelah sempat meningkat pada Desember 2025 akibat bencana hidrometeorologi dan kenaikan permintaan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Airlangga menambahkan, penurunan harga pangan yang terjadi secara alamiah akibat faktor musim panen merupakan kondisi yang sehat bagi perekonomian. Kebijakan stabilisasi harga yang proporsional dan terukur dinilai mampu menjaga daya beli, baik di sisi konsumen maupun produsen, sehingga keberlanjutan rantai pasok pangan tetap terjaga.
(Feby Novalius)