Masih dalam paparannya, Hery menegaskan bahwa di tengah komitmen BRI mendukung program prioritas pemerintah, Perseroan terus menjalankan transformasi terintegrasi melalui BRIVolution Reignite, sebagai respons atas persaingan industri yang semakin kompetitif dan dinamika perubahan yang cepat, untuk memastikan pertumbuhan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Diluncurkan pada April 2025, transformasi ini bertumpu pada dua pilar utama, yaitu Transform the Funding Franchise serta Revamp Existing Core and Build New Core, yang didukung oleh pembangunan enam enabler utama.
Hery menjelaskan, pada pilar pertama, Transform the Funding Franchise, ditujukan untuk memperkuat struktur pendanaan BRI agar lebih efisien, stabil, dan berbasis dana murah. Strategi ini dijalankan melalui dua pendekatan utama, yakni penguatan dana murah (CASA) serta peningkatan kapabilitas di bidang transaction banking.
Untuk mempercepat pertumbuhan CASA, BRI mengoptimalkan kanal digital seperti BRImo, BRILink, dan QRIS, serta meningkatkan penetrasi pada business cluster. Akuisisi dan retensi nasabah juga diperkuat melalui kolaborasi lintas unit dan cross-selling produk, yang didukung peningkatan kapabilitas Relationship Manager (RM). Langkah ini bertujuan memperbaiki cost of fund sekaligus menjaga stabilitas likuiditas jangka panjang.
Di segmen ritel, penguatan difokuskan pada pengembangan SuperApp BRImo dan ekosistem pembayaran. Di segmen SME dan Wholesale, QLola terus dikembangkan sebagai platform transaksi terintegrasi untuk layanan cash management, trade finance, dan foreign exchange. Melalui strategi ini, BRI tidak hanya berperan sebagai lender, tetapi juga sebagai transaction bank utama bagi nasabah.
Pada pilar kedua transformasi, melalui Revamp Existing Core and Build New Core, BRI memastikan bisnis inti tetap kuat sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru. Penguatan proses bisnis mikro dilakukan dengan menjaga kualitas aset serta meningkatkan produktivitas. Sementara itu, dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru, BRI mempercepat ekspansi bisnis konsumer melalui penguatan mortgage, auto loan, optimalisasi payroll, hingga penguatan layanan wealth management.
Perseroan juga memperkuat ekosistem gadai emas melalui integrasi outlet dan kanal digital. Pada segmen Commercial dan Corporate, pertumbuhan didorong melalui pendekatan end-to-end ecosystem, yang melibatkan penguatan sektor unggulan serta akuisisi CASA berkualitas berbasis value chain dengan tetap menjaga manajemen risiko yang prudent.
Kedua pilar transformasi ini ditopang oleh enam fondasi: penguatan Human Capital, Risk Management, IT dan Digital, Distribution, Operational Excellence, serta Rebranding.
Tak hanya itu, sebagai bagian dari transformasi BRIVolution Reignite, BRI secara bertahap mengimplementasikan inisiatif strategis untuk meningkatkan produktivitas transaksi sekaligus memperkuat kualitas aset secara berkelanjutan.