Dalam laporannya, Fitch menilai dana investasi tersebut berpotensi menjadi instrumen untuk mendorong proyek hilirisasi dan sektor strategis. Namun, lembaga pemeringkat juga mengingatkan perlunya kejelasan mandat agar tidak menimbulkan risiko fiskal tambahan di luar anggaran pemerintah.
Meski outlook diturunkan, Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB, atau masih dalam kategori layak investasi.
(Feby Novalius)