"Kita sudah masuk fase ekspansi sekarang, yang akan berlangsung sampai 2029 atau 2033. Nggak usah takut. Gejolak ke bawah pasti ada. Tapi kita akan neutralize dengan respon kebijakan yang pas," tegas Purbaya.
Adapun data perdagangan sepekan menunjukkan penutupan di zona negatif. Berdasarkan data BEI, IHSG koreksi signifikan sebesar 7,89 persen ke level 7.585,687 (dari 8.235,485 pada pekan sebelumnya).
Purbaya menyiratkan bahwa penurunan IHSG ke level 7.500-an justru menjadi momentum akumulasi bagi investor yang percaya pada kekuatan fondasi ekonomi Indonesia ke depan.
(Feby Novalius)