Percepat Pembiayaan dan Penjaminan Pelaku Usaha, Ada Fasilitas Rp1,5 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 09 Maret 2026 08:10 WIB
Percepat Pembiayaan dan Penjaminan Pelaku Usaha, Ada Fasilitas Rp1,5 Triliun (Foto; Freepik)
Share :

JAKARTA - BUMN memperkuat usaha sektor konstruksi dan non-konstruksi dengan langkah strategis untuk memperkuat dukungan pembiayaan dan penjaminan bagi pelaku usaha nasional. Hal ini melalui kerja sama commercial line facility kontra bank garansi dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). 

Kerja sama ini membuka peluang ekspansi bisnis commercial line Askrindo dengan nilai fasilitas hingga Rp1,5 triliun. Skema kontra bank garansi dirancang untuk memberikan kepastian dan mitigasi risiko dalam penerbitan bank garansi, khususnya bagi sektor konstruksi maupun non-konstruksi yang membutuhkan dukungan penjaminan dalam proses tender dan pelaksanaan proyek.

Sinergi Perbankan Nasional

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas penetrasi pasar suretyship sekaligus memperdalam sinergi dengan perbankan nasional.

“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Askrindo untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis perbankan dalam menyediakan solusi penjaminan yang kredibel dan berdaya saing. Dengan kapasitas fasilitas hingga Rp1,5 triliun, kami optimistis dapat mendorong akselerasi proyek-proyek produktif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha,” ujar Budhi di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, penguatan lini bisnis commercial line sejalan dengan transformasi bisnis Askrindo dalam memperbesar porsi portofolio non-program sekaligus meningkatkan kualitas aset dan manajemen risiko. Kolaborasi dengan Bank BTN juga mempertegas posisi Askrindo sebagai salah satu pemain utama di industri penjaminan dan asuransi kredit nasional.

 

Ekspansi Bisnis

Lebih lanjut, Budhi menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti pada skema kontra bank garansi. Ke depan, kedua institusi membuka ruang pengembangan produk yang lebih luas, mulai dari asuransi kredit, asuransi kebakaran, hingga berbagai solusi proteksi lainnya yang terintegrasi guna menjawab kebutuhan pembiayaan dan pengelolaan risiko yang semakin kompleks.

Di tengah dinamika industri jasa keuangan, Askrindo memastikan bahwa seluruh langkah perbaikan dan penguatan bisnis dilakukan dalam koordinasi aktif bersama regulator dan para pemangku kepentingan terkait. Hal ini guna menjaga stabilitas operasional, keberlanjutan usaha, serta mempertahankan kepercayaan publik terhadap industri asuransi nasional.

Selain itu, Askrindo berkomitmen untuk terus menjalankan transformasi bisnis yang berlandaskan tata kelola perusahaan yang kuat, prinsip kehati-hatian (prudential), serta fokus pada perlindungan kepentingan nasabah. Komitmen ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat sistem keuangan nasional dan ekosistem pelindungan risiko yang sehat dan berkelanjutan.

“Bagi Askrindo, ekspansi bisnis harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Kami memastikan setiap langkah transformasi dilakukan secara terukur, transparan, dan dalam koordinasi aktif dengan regulator serta pemangku kepentingan. Kepercayaan publik adalah fondasi utama, dan perlindungan kepentingan nasabah akan selalu menjadi prioritas kami dalam mendukung stabilitas sistem keuangan nasional,” tutup Budhi.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya