“Kemudian mereka menghentikan semua belanja AC, kendaraan, dan mebel dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya.
Langkah penghematan lainnya meliputi pengurangan kunjungan kerja, pembatasan penggunaan anggaran negara untuk kegiatan seremonial, serta penerapan pembelajaran daring di perguruan tinggi.
Meski demikian, Prabowo menegaskan berbagai kebijakan tersebut baru sebatas contoh yang bisa dipelajari pemerintah Indonesia sebelum memutuskan langkah yang akan diterapkan di dalam negeri.
“Saya kira kita harus mengupayakan penghematan. Saya percaya dalam 2–3 tahun kita akan sangat kuat, tapi kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian, kita berharap selalu menjaga agar defisit tidak bertambah. Bahkan cita-cita saya, jika bisa, kita tidak punya defisit,” ujarnya.
(Feby Novalius)