Skenario Pemangkasan Anggaran, MBG dan Koperasi Desa Dipastikan Aman

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 18 Maret 2026 06:10 WIB
Airlangga memberikan jaminan bahwa program-program prioritas dan unggulan pemerintah tidak akan tersentuh. (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Durasi perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran akan menjadi faktor penentu kebijakan fiskal Pemerintah Indonesia ke depan. Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada di bawah ambang batas 3 persen.

"Tetapi karena kita masih di bulan-bulan awal, perang baru dua minggu, kita belum tahu apakah empat minggu atau lima minggu. Itu menggunakan skenario pemotongan anggaran. Jadi selama perangnya masih belum mencapai, dalam tanda petik, lima bulan, kita masih menggunakan skenario pemotongan anggaran dan kita masih menggunakan maksimum defisit 3 persen," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Meski opsi pemangkasan anggaran berada di meja perundingan, Airlangga memberikan jaminan bahwa program-program prioritas dan unggulan pemerintah tidak akan tersentuh. Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih akan tetap berjalan sesuai rencana karena dianggap sebagai investasi strategis bagi masa depan bangsa.

"(Anggaran) program unggulan tidak ada yang diubah karena itu investasi jangka panjang," ungkap Airlangga.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya