Namun, bagi pengguna layanan digital e-Porter, tarif resmi ditetapkan sebesar Rp38.000.
Selain pendapatan utama dari jasa angkut, porter juga kerap menerima tip dari penumpang.
Menurut Khamid, pemberian tip selama musim mudik berlangsung cukup lancar.
"Insyaallah (tips) lancar," ujarnya.
Meski tetap sibuk bekerja saat puncak arus mudik, Khamid mengaku tetap akan menyempatkan pulang kampung.
Dia berencana mudik pada malam takbiran dan hanya berada di kampung halaman selama dua hari sebelum kembali bekerja.
(Taufik Fajar)