Perputaran Uang Lebaran 2026 Diprediksi Tembus Rp148 Triliun 

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 19 Maret 2026 13:37 WIB
Uang Lebaran (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Perputaran uang selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp148 triliun. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, berdasarkan potensi pergerakan masyarakat selama arus mudik tahun ini.

Sarman menjelaskan, survei Kementerian Perhubungan menunjukkan potensi pergerakan masyarakat pada mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang, setara 50,6 persen dari total populasi Indonesia. Jumlah tersebut turun 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Menurutnya, angka tersebut setara dengan sekitar 35,975 juta kepala keluarga dengan asumsi satu keluarga terdiri dari empat orang. Jika setiap keluarga membawa rata-rata uang sebesar Rp4.125.000, naik 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3.750.000, maka total potensi perputaran uang diperkirakan mencapai Rp148,39 triliun.

"Jumlah pemudik 143,9 juta setara dengan 35.975.000 kepala keluarga dengan asumsi rata-rata per keluarga 4 orang. Jika per keluarga membawa uang sebesar Rp4.125.000 naik 10% dari tahun 2025 lalu sebesar Rp3.75 juta maka potensi perputaran uang Rp4.125.000 x 35.975.000 KK sebesar Rp148.396.875.000.000 naik sekitar 8% dari tahun sebelumnya," ungkap Sarman dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).

Dia menambahkan, angka tersebut merupakan proyeksi moderat atau batas bawah. 

Perputaran uang saat Lebaran masih berpotensi meningkat hingga Rp161,88 triliun apabila rata-rata setiap keluarga membawa dana Rp4.500.000.

Sarman menyebutkan, peredaran uang terbesar diperkirakan terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, sementara sisanya tersebar ke berbagai wilayah seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, serta Bali.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya