JAKARTA - Harta kekayaan Arief Muhammad, influencer pemilik RM Padang Payakumbuah. Arief Muhammad mendirikan Rumah Makan Padang Payakumbuah pada Juni 2022.
Awalnya, Arief Muhammad pernah dinobatkan sebagai Duta Nasi Padang oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy periode 2021-2025 untuk memperkenalkan masakan khas Minang yang otentik ke seluruh pelosok negeri.
Dari situ, Arief bersama rekannnya tergugah untuk mendirikan Rumah Makan Payakumbuah yang menyajikan makanan khas Minang dengan rasa yang masih otentik. Di bawah bendera usaha PT Rasa Muda Makmur (Akang Group) Arief mulai menapaki dunia bisnisnya. Sementara, PT Makan Padang Pakai Tangan adalah badan hukum di balik Rumah Makan Padang Payakumbuah.
Bahkan bisnis Rumah Makan Padang Payakumbuah ini menawarkan kerja sama franchise atau waralaba. Bagi masyarakat yang berminat membuka Payakumbuah harus menyiapkan biaya investasi mulai dari Rp1,45 miliar.
Biaya tersebut tidak termasuk renovasi gerai, furniture, dapur, peralatan makan dan masak, biaya operasional, sewa tempat, serta izin reklame.
Jika ditotal, estimasi biayanya bisa mencapai sekitar Rp4 miliar. Biasanya, biaya investasi di luar paket fix Rp1,45 miliar akan menyesuaikan kembali dengan lokasi outlet RM Padang Payakumbuah.
Sementara, hingga akhir 2024, Rumah Makan Padang Payakumbuah milik Arief Muhammad telah memiliki lebih dari 17 outlet yang tersebar di berbagai kota, termasuk Jakarta (SCBD, Benhil, Menteng), Semarang, Malang, dan Yogyakarta, dengan target ekspansi besar melalui sistem kemitraan.
Selain bisnis Rumah Makan Padang Payakumbuah, Arief Muhammad juga mendapatkan pundi-pundi kekayaan dari bisnis lain. Berikut ini Okezone rangkum harta kekayaan Arief Muhammad, influencer pemilik RM Padang Payakumbuah.
Tidak diketahui secara pasti berapa total kekayaan yang telah dikantongi Arief Muhammad. Namun, salah satu sumber penghasilannya, yakni dari bisnis RM Payakumbuah, diperkirakan bisa mendapatkan omzet sekitar Rp1,5 miliar per bulan. Bisnis kuliner lainnya seperti Baso Aci Akang, Cakekinian, dan lain sebagainya.
Selain itu, mengutip dari Social Blade, kanal YouTube Arief yang kini mempunyai 3,19 juta subscriber juga bisa menghasilkan sekitar USD3,8 ribu-USD61 ribu (Rp61,48 juta-Rp986,9 juta) per tahun.
Arief dikenal sebagai salah satu influencer yang telah lama menjadi kreator konten di media sosial. Saat ini saja, dia memiliki 5,6 juta pengikut di Instagram. Arief Muhammad tentu sering mendapatkan tawaran kerja sama berupa endorsement dan brand ambassador dari berbagai perusahaan.
Arief Muhammad juga diketahui memiliki bisnis pakaian yaitu Billionare’s Project yang didirikan pada tahun 2019. Bisnis ini menyediakan produk utama berupa kaos, hoodie, sweater, topi, dan celana.
Arief Muhammad juga menekuni usaha di bidang gadget. Usaha yang telah dia rintis sejak lama ini bernama Cuan-Cuan, dan kini telah berkembang dengan banyak cabang.
Nama bisnis tersebut sempat ramai dibicarakan publik karena memiliki program berbagi uang dan gadget kepada para pengikutnya di media sosial, yang dikenal dengan tagar Ikoy Ikoyan.
Selain itu, Arief Muhammad bersama istrinya, Tiara Pangestika, turut merambah dunia properti dengan berbisnis sewa kos-kosan di kawasan Yogyakarta. Mereka mengembangkan hunian kos eksklusif dengan desain modern dan harga yang tetap bersahabat, menyasar kalangan anak muda.
Diketahui, Arief juga tengah mengerjakan proyek kos-kosan serupa di kawasan BSD.
(Dani Jumadil Akhir)