"Jangan sampai masih ada yang mengantre di SPBU-SPBU, mobil-mobil truk, padahal isinya bukan untuk mengangkut, tetapi setelah itu diantri, lalu dijual lagi. Ya, ini saya tinjau terus di lapangan," kata Bahlil.
"Saya mohon dalam kondisi seperti ini, saudara-saudara saya sebangsa dan setanah air, kita harus sama-sama bijak untuk menghadapi krisis global yang ada," pungkasnya.
(Feby Novalius)