JAKARTA – Harga minyak mentah meroket pada perdagangan Kamis waktu setempat, karena harapan akan berakhirnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dengan cepat memudar.
Harga Brent naik USD 5,79 atau 5,7% menjadi USD 108,01 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 4,16, atau 4,6% menjadi USD 94,48 per barel.
Volume perdagangan untuk kontrak Brent bulan depan tercatat terendah sejak 27 Februari, sehari sebelum Amerika Serikat dan Israel memulai serangan terhadap Iran. Demikian dilansir dari Reuters, Jumat (27/3/2026).
Utusan Khusus AS Steve Witkoff mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat mengirimkan daftar tindakan 15 poin ke Iran sebagai dasar untuk negosiasi guna mengakhiri perang.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa Iran sedang meninjau proposal AS, tetapi tidak ada pembicaraan tentang mengakhiri perang.
Namun, seorang pejabat senior Iran mengatakan bahwa proposal itu sepihak dan tidak adil, meskipun Presiden AS Donald Trump menyebut Iran telah menawarkan untuk mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sebagai isyarat niat baik dalam negosiasi.