Ia melanjutkan, ICEx tidak hanya merepresentasikan identitas nasional, tetapi juga membawa ambisi global. Hal itu bisa dicapai dengan dibangun oleh pelaku yang benar-benar memahami pasar secara mendalam.
"Peluncuran ini sangat penting untuk mengambil posisi tentang bagaimana kawasan melihat Indonesia dalam industri aset keuangan digital," tambahnya.
Grand Launch ICEx ini digelar di The St. Regis Jakarta yang dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi; Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana; CEO BPI Danantara, Dony Oskaria; Utusan Khusus Presiden Bidang Pembina Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad
Turut hadir dalam kegiatan ini, Group Governance & Organization Development (GGOD) Director MNC Group, Indra Prastomiyono.
Dalam sambutannya, Friderica menyatakan, OJK bukan hanya memberikan izin kepada ICEx, tapi juga akan meminta kepastian kepenuhan dari segi prudential, market conduct, dan perlindungan konsumen.
"Saya yakin peluncuran ICEx hari ini menandai langkah penting Indonesia dalam mengakselerasi inovasi keuangan digital dengan satu prinsip yang tidak bisa ditawar, setiap inovasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen dan pengelolaan risiko yang sepadan," ujar Friderica.
(Taufik Fajar)