Marak Joki Coretax, Purbaya Akui Desainnya Cacat

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 06 April 2026 19:07 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons maraknya jasa joki sistem perpajakan Coretax. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons maraknya jasa joki sistem perpajakan Coretax yang beredar di media sosial. Fenomena ini muncul seiring banyaknya tawaran layanan pengurusan Coretax hingga pelaporan SPT Tahunan dengan tarif Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Purbaya mengakui kelemahan pada desain sistem Coretax yang menyulitkan pengguna, sehingga membuka celah munculnya praktik jasa joki tersebut.

“Itu kalau ekonomi kan kalau ada kesempatan pasti ada yang masuk ke situ. Tapi ke depan kita betulin sehingga Coretax nggak perlu pakai joki lagi. Kan desainnya agak cacat rupanya,” kata Purbaya saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Senin (6/4/2026).

Purbaya menjelaskan, desain Coretax saat ini dinilai belum ramah bagi pengguna awam. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak tertentu dengan menawarkan jasa bantuan.

“Desainnya agak sulit dipakai oleh orang biasa. Sehingga muncul joki atau perangkat lunak antarmuka yang menghubungkan pengguna dengan Coretax. Saat ini perbaikannya masih berlangsung dalam waktu yang cukup singkat,” jelasnya.

Purbaya mengaku baru mengetahui adanya praktik tersebut dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir. Menurutnya, celah ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk memunculkan praktik bisnis baru.

 

“Saya baru mengetahui kurang dari sebulan lalu bahwa ada ruang bagi pihak tertentu untuk masuk di antara sistem Coretax. Seolah-olah ada kelemahan yang dimanfaatkan untuk menciptakan bisnis di tengah,” ungkapnya.

Meski demikian, Purbaya memastikan pemerintah akan segera melakukan pembenahan agar sistem Coretax dapat digunakan secara langsung tanpa perantara.

“Nanti akan saya bereskan,” pungkas Purbaya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya