Beberapa bank pelat merah, termasuk Bank Mandiri, mencatat pertumbuhan penyaluran kredit dan peningkatan aktivitas transaksi digital, yang mencerminkan penggunaan layanan perbankan di sektor UMKM dan masyarakat secara luas. Meski demikian, prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko tetap harus dijaga agar stabilitas perbankan terjamin.
Manap menekankan, Himbara sebaiknya tetap fokus pada sektor ekonomi yang risikonya sudah biasa ditangani. “Kalau bank BUMN buru-buru masuk ke sektor berisiko tinggi yang belum familiar, akan berdampak pada kinerja laba dan NPL periode 2027,” katanya.
Upaya ini sekaligus menjadi momentum bagi bank pelat merah untuk menjaga pertumbuhan aset dan pendapatan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendukung ekosistem ekonomi lokal, termasuk UMKM, di tengah tekanan global.
(Feby Novalius)