Bahlil Targetkan Selesaikan Tambang Ilegal 2 Minggu, Prabowo: Enak Aja, Seminggu!

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 08 April 2026 16:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan sektor pertambangan. (Foto: Okezone.com/Binti)
Share :

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan sektor pertambangan dengan percepatan evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) bermasalah.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, Eselon 1 Kementerian dan Lembaga, serta Direktur Utama BUMN, dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak memiliki banyak waktu untuk mentoleransi pelanggaran tersebut. Ia meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, segera melakukan evaluasi menyeluruh.

“Saya juga telah memerintahkan Menteri ESDM. Saya dapat laporan, ada ratusan tambang tidak jelas,” kata Prabowo.

“Jadi ini ada sekian ratus. Menteri ESDM segera evaluasi, kalau tidak jelas, cabut IUP-nya. Kita sudah tidak ada waktu untuk terlalu kasihan,” tambahnya.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah harus menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

“Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat. Kepentingan kawan, konco, keluarga, atau kelompok, itu nomor berapa?” ujar Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo menekankan kepada Bahlil agar evaluasi ratusan tambang ilegal dilakukan secepatnya. “Ya? Evaluasi segera! Berapa hari? Laporkan kembali ke saya,” tuturnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya