Menanggapi hal tersebut, Bahlil menyatakan dapat menyelesaikan evaluasi dalam dua minggu. “Dua minggu,” jawabnya.
Namun, Prabowo meminta percepatan proses. “Dua minggu? Enak saja. Tidak, seminggu!” tegasnya.
“Siap!” respon Bahlil.
Prabowo menegaskan bahwa pencabutan izin akan dilakukan terhadap seluruh IUP yang tidak sesuai prinsip dan aturan. Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus kembali pada kepentingan negara dan rakyat.
“Kita cabut semua IUP yang bermasalah. Prinsip-prinsip yang tidak beres kita cabut, harus di tangan negara, dan kita bisa memperkuat institusi serta lembaga kita,” pungkasnya.
(Feby Novalius)