"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut serta memastikan koordinasi terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, Basarnas, dan unsur TNI AU setempat untuk proses evakuasi serta penanganan lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/4/2026).
Lukman mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan yang masih dalam proses penanganan
(Taufik Fajar)