JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat perannya pada distribusi Surat Utang Negara (SUN). Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan pemerintah dan pendalaman pasar keuangan domestik.
Peran itu terlihat dari kontribusi BCA sebagai dealer utama di pasar perdana dan sekunder, sekaligus mitra distribusi SUN ritel yang memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi negara.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih menyatakan, BCA berkomitmen mendorong partisipasi investor domestik melalui penguatan kanal distribusi dan edukasi pasar.
"Jadi komitmen kami tidak hanya pada kinerja bisnis, tetapi juga memperluas partisipasi investor domestik melalui edukasi dan optimalisasi kanal distribusi,” ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Sebagai dealer utama, lanjut dia, BCA berperan aktif dalam penyerapan SUN di pasar perdana serta menjaga likuiditas di pasar sekunder.
Peran ini penting dalam memastikan stabilitas pasar obligasi pemerintah sekaligus mendukung efisiensi pembiayaan APBN.
Di sisi ritel, BCA memanfaatkan digitalisasi untuk memperluas jangkauan investor. Melalui platform myBCA dan KlikBCA, masyarakat dapat mengakses pembelian Surat Berharga Negara (SBN) secara end-to-end, mulai dari pemesanan hingga transaksi.
Transformasi terbukti efektif. Sepanjang 2025, lebih dari 80% transaksi SBN ritel di BCA dilakukan melalui myBCA.
Jumlah investor juga tumbuh lebih dari 20% secara tahunan, dengan dominasi investor muda dari kalangan milenial dan Gen Z yang meningkat signifikan.
Atas kinerja itu, BCA meraih empat penghargaan dari Kementerian Keuangan, yakni Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik 2025, Dealer Utama SUN dengan Kinerja Terbaik di Pasar Perdana 2025, Dealer Utama SUN dengan Kinerja Terbaik di Pasar Sekunder 2025, dan Mitra Distribusi SUN Ritel dengan Kinerja Terbaik 2025.
(Taufik Fajar)