3. Minimum Investasi
ETF bisa dibeli mulai dari 1 lot (umumnya 100 unit), sehingga lebih fleksibel bagi investor ritel. Reksa dana biasanya memiliki minimum investasi awal tertentu, yang bisa bervariasi tergantung produk dan manajer investasinya.
4. Risiko Transaksi
Risiko transaksi pada ETF dapat dikontrol (lebih rendah) karena transaksi jual/beli ETF dapat dilakukan setiap saat selama jam bursa berlangsung. Reksa Dana saham biasanya bergantung pada Manajer Investasi dari pengelolaan portofolio.
Dengan memahami perbedaan antara ETF dan reksa dana saham, investor dapat memanfaatkan ETF sebagai pilihan strategis untuk diversifikasi portofolio yang lebih optimal. Anda juga dapat mencoba peluang investasi di produk ETF sekaligus mengikuti program dari Bursa Efek Indonesia yaitu Investor Reward Program 2026 berhadiah lebih dari Rp250 juta. Semakin tinggi dan aktif transaksi, maka semakin besar kesempatan Anda untuk memenangkan reward dalam program ini. Informasi lebih lanjut mengenai Investor Reward Program 2026 dapat Anda kunjungi melalui bit.ly/idxirp2026
(Dani Jumadil Akhir)