JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi hingga 3,38 persen ke level 7.129 pada penutupan perdagangan sesi kedua Jumat (24/4/2026).
Diketahui, pada sesi pagi, IHSG dibuka di zona merah tepatnya di level 7.378. Sepanjang perdagangan hingga siang, indeks sempat menyentuh level tertinggi 7.383, namun terus turun hingga zempat menyentuh level terendah 7.115.
Volume transaksi tercatat mencapai 44 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp24 triliun. Adapun frekuensi perdagangan mencapai 2,4 juta kali transaksi.
Sementara kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp12,7 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 92 emiten bergerak menguat, 701 emiten melemah, dan 166 saham lainnya stagnan.
Pada jajaran saham penguat tertinggi, Prasidha Aneka Niaga (PSDN) memimpin setelah melonjak 34,46 persen. Posisi berikutnya ditempati Bank Bumi Arta (BNBA) yang naik 24,46 persen, serta Berlina (BRNA) yang menguat 24,41 persen.
Di sisi lain, saham dengan pelemahan terdalam dipimpin Sekar Bumi (SKBM) yang turun 15 persen. Disusul Ateliers Mecaniques D Indonesie (AMIN) melemah 15 persen, serta Matahari Departemen Store (LPPF) yang turun 14,94 persen.
Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah. Sektor energi tertekan 4,22 persen, begitu pula sektor non siklikal turun 3,08 persen. Sementara itu sektor siklikal menguat 4,27 persen.