JAKARTA - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatat laba bersih tumbuh solid (+28,6% yoy) menjadi Rp51,65 miliar pada Q1-2026, dibandingkan Rp40,17 miliar pada Q1-2025.
BCAP mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp990,58 miliar (+9,6% year-on-year/yoy) dibandingkan pendapatan Q1-2025 senilai Rp903,91 miliar.
Pendapatan bunga dan dividen mendominasi 54,4% dari total pendapatan BCAP pada Q1-2026, atau senilai Rp539,10 miliar (+2,7% yoy). Selain itu, pendapatan jasa asuransi berkontribusi 28,7% mencapai Rp284,19 miliar (+16,7% yoy). Pertumbuhan pendapatan BCAP juga ditopang oleh pendapatan digital sebesar Rp124,78 miliar (+40,0% yoy), pendapatan pasar modal Rp20,37 miliar, pendapatan pembiayaan keuangan syariah sebesar Rp1,62 miliar (+36,3% yoy), serta pendapatan operasional lainnya sebesar Rp10,50 miliar.
Seiring dengan keberhasilan Perseroan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat signifikan (+42,3% yoy) menjadi Rp46,75 miliar pada Q1-2026.
Dari sisi neraca, total aset konsolidasi BCAP tercatat sebesar Rp30,88 triliun (+6,3%) pada Q1-2026, dari Rp29,04 triliun pada FY-2025. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp25,42 triliun (+7,7%) per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp23,62 triliun per akhir Desember 2025. Pada 31 Maret 2026, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp5,46 triliun (+0,4%), dari Rp5,42 triliun pada 31 Desember 2025.
Pertumbuhan BCAP didukung oleh ekosistem keuangan digital yang terintegrasi, dengan tiga pilar bisnis strategis sebagai berikut:
Segmen Perbankan
Pada Q1-2026, PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank/IDX: BABP) menunjukkan kinerja positif melalui pencapaian total pendapatan bunga sebesar Rp376,63 miliar. Total aset meningkat 5,48% dibandingkan 31 Desember 2025 menjadi Rp21,38 triliun. MNC Bank juga mempertahankan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di level 22,74% per akhir Maret 2026, jauh di atas batas minimum regulator. Fungsi intermediasi tetap optimal, tercermin dari Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) sebesar 88,58%.
PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) melalui aplikasi MotionPay terus berinovasi dengan memperkaya fitur unggulan. Pada Q1-2026, MotionPay meluncurkan fitur QRIS CPM (Customer Presented Mode) yang sudah dapat digunakan di gerai Indomaret, Alfamart, Lawson, serta berbagai merchant lainnya. Selain itu, MotionPay juga menghadirkan fitur tagihan otomatis untuk mempermudah pembayaran bulanan. Pada 2026, volume transaksi MTN mencapai 315 juta, tumbuh pesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp2,44 triliun pada Q1-2026, tumbuh 15,7% yoy, didorong oleh peningkatan pembiayaan refinancing pada sektor properti, kendaraan, dan alat berat. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 1,53%. Seiring pertumbuhan tersebut, bisnis pembiayaan juga membukukan pendapatan sebesar Rp102,75 miliar.
Segmen Pasar Modal
Pada kuartal pertama 2026, PT MNC Sekuritas yang memiliki aplikasi online trading MotionTrade membuka cabang baru di Timika (Papua) dan Bogor (Jawa Barat), sehingga jumlah point of sales menjadi 174 titik dan menjangkau 250 ribu nasabah di Tanah Air. MNC Sekuritas juga meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025 dan satu penghargaan dalam ajang Indonesia Best Digital Innovation Award 2025.
PT MNC Asset Management (MNCAM) mencatatkan pertumbuhan Asset Under Management (AUM) sebesar 5,96% yoy pada Q1-2026. Pertumbuhan AUM tersebut didorong oleh kontribusi produk unggulan dari reksa dana pendapatan tetap MIC Dana Syariah dan MNC Dana Likuid. Pada periode yang sama, MNCAM juga meraih lima penghargaan dalam ajang Best Mutual Fund Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id dan Infovesta Utama.
Segmen Asuransi
Pada Q1-2026, PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 10% yoy. Selain itu, MNC Insurance menjalin kerja sama strategis dengan PT Mitra Harmoni Insurance Broker serta menyelenggarakan Agency Kick Off di beberapa kota besar guna meningkatkan produktivitas agen dan memperluas penetrasi pasar pada kuartal I 2026.
PT MNC Life Assurance (MNC Life) mencatatkan pertumbuhan Gross Written Premium sebesar 21% yoy pada Q1-2026, yang didorong oleh penguatan lini asuransi jiwa kredit, termasuk penambahan kerja sama strategis dengan Bank BPD DIY dan Bank Papua. Selain itu, MNC Life juga meraih penghargaan Asuransi Berkinerja Unggul dalam Top Digital Corporate Brand Award 2026 serta penghargaan Best Unit Link Awards 2026 oleh Investortrust.id dan Infovesta Utama, yang mencerminkan kinerja investasi dan pengelolaan risiko yang baik.
Ke depan, BCAP akan terus memperkuat sinergi antarunit bisnis serta mendorong inovasi digital guna meningkatkan efisiensi dan memperluas basis nasabah sebagai bagian dari strategi integrated financial solutions serta menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
(Feby Novalius)