Inflasi 0,13% di April 2026, Purbaya: Ini Alasan BBM Subsidi Ditahan

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 04 Mei 2026 15:40 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi data inflasi periode April 2026 yang dinilai menunjukkan tren perbaikan. (Foto :Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi data inflasi periode April 2026 yang dinilai menunjukkan tren perbaikan. Menurutnya, terkendalinya inflasi saat ini membuktikan bahwa kekhawatiran sejumlah pengamat ekonomi mengenai risiko inflasi yang tidak terkendali tidak terbukti.

Purbaya menjelaskan bahwa stabilitas harga saat ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang memilih menyerap fluktuasi harga minyak mentah dunia untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Eh, inflasi bagus ya hari ini. Itu kan seperti saya bilang sebelumnya. Yang sebelumnya tinggi karena ada faktor subsidi,” ujar Purbaya di kantornya, Senin (4/5/2026).

Purbaya menekankan bahwa keputusan untuk tidak serta-merta menaikkan harga BBM mengikuti harga pasar dunia merupakan langkah strategis yang didasarkan pada perhitungan matang, bukan sekadar kebijakan anggaran.

Pemerintah, kata dia, berupaya mencegah pelemahan ekonomi akibat turunnya daya beli jika harga energi sepenuhnya dilepas ke mekanisme pasar.

“Tapi kalau kita lepas harga minyak, harga BBM sesuai dengan harga minyak dunia, pasti inflasinya naik tinggi, daya beli akan tergerus, ekonomi akan melambat secara signifikan. Itulah alasan kenapa kita menahan sebagian subsidi BBM. Jadi itu ada hitungannya, bukan saya sok jago, banyak duit, bagi-bagi, bukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengalaman selama 25 tahun terakhir menjadi dasar pemerintah dalam menghitung dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya