Sebelumnya, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Akbar Djohan mengungkapkan alasan di balik rencana penutupan salah satu perusahaan patungan (joint venture) perseroan, PT Krakatau Osaka Steel (KOS), yang dijadwalkan menghentikan operasinya pada April.
“Satu joint venture daripada Krakatau Steel itu akan tutup operasi di bulan April, namanya Krakatau Osaka Steel,” ujar Akbar dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurut dia tekanan produk baja impor murah, khususnya untuk kategori long product, menjadi faktor yang membuat perusahaan tersebut tidak lagi mampu bersaing di pasar domestik.
Akbar menyampaikan, Krakatau Osaka Steel merupakan joint venture yang fokus memproduksi baja long product seperti besi ulir, besi polos, siku dan produk sejenis lainnya.
Dia menambahkan, penutupan ini bukanlah kasus tunggal. Sebelumnya, pada sekitar Oktober tahun lalu, pabrik long product di Surabaya, Jawa Timur, yakni Ispatindo juga menghentikan operasinya.
“Dan ini sudah tidak dapat bersaing dengan maraknya impor long product baja murah dari China,” jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)