Selain itu, laba BCA dan entitas anak tercatat mencapai Rp14,7 triliun. Penyaluran kredit produktif menjadi penopang utama pertumbuhan pembiayaan dengan nilai mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8 persen YoY.
BCA juga terus memperkuat pembiayaan berkelanjutan.
Hingga akhir Maret 2026, penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan mencapai Rp258,4 triliun atau tumbuh 10 persen YoY, setara 26 persen dari total portofolio pembiayaan.
Kredit UMKM tercatat naik 12 persen YoY menjadi Rp146 triliun, sementara pembiayaan hijau (green financing) tumbuh 7,7 persen menjadi Rp113 triliun, termasuk untuk sektor energi baru dan terbarukan (EBT).
(Taufik Fajar)