“Motor bukan motor listrik, motor MBG,” lanjutnya.
Saat ditanya pejabat mana yang meloloskan anggaran motor MBG tersebut, Purbaya meminta awak media untuk menebak sendiri.
“(Pak Luky?) Mungkin, Anda tebak saja sendiri,” ungkap Purbaya.
Persoalan ini berakar dari dicopotnya salah satu pejabat tinggi, yakni Dirjen Anggaran Luky Alfirman.
Luky disinyalir memiliki peran dalam lolosnya anggaran pengadaan motor sebanyak 25.000 unit oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya sebelumnya mengaku Kementerian Keuangan “kebobolan” karena pengadaan motor tersebut awalnya sudah ditolak secara resmi. Namun, anggaran tersebut tetap lolos melalui celah teknis pada perangkat lunak (software) milik Direktorat Jenderal Anggaran.