Secara sektoral, seluruh sektor tercatat berada di zona merah. Sektor bahan baku menjadi penekan utama setelah anjlok 7,26 persen, diikuti sektor energi yang turun 6,47 persen dan sektor transportasi yang melemah 5,97 persen.
Selain itu, sektor industri turun 3,43 persen, sektor siklikal terkoreksi 2,60 persen, sektor non-siklikal melemah 2,49 persen, serta sektor properti turun 2,23 persen. Sektor keuangan dan infrastruktur masing-masing turun 1,47 persen.
Adapun sektor teknologi turun 0,65 persen dan sektor kesehatan melemah 0,43 persen.
(Taufik Fajar)